Tabungan Susu, juga dikenal sebagai asosiasi simpan pinjam bergilir (ROSCA), adalah metode tradisional menyimpan dan meminjam uang yang telah digunakan selama berabad-abad di berbagai budaya di seluruh dunia. Praktik ini melibatkan sekelompok individu yang berkumpul untuk mengumpulkan uang mereka secara rutin, dan masing-masing anggota bergiliran menerima pembayaran sekaligus. Sistem perbankan informal ini telah menjadi sumber dukungan keuangan yang penting bagi banyak masyarakat, khususnya di wilayah dimana akses terhadap layanan perbankan formal terbatas.
Asal usul tabungan susu dapat ditelusuri kembali ke Afrika Barat, dimana hal ini masih dipraktikkan secara luas hingga saat ini. Di negara-negara seperti Ghana, Nigeria, dan Sierra Leone, kelompok susu memainkan peran penting dalam membantu individu menabung untuk pengeluaran penting seperti pernikahan, pendidikan, dan keadaan darurat. Anggota kelompok ini sering kali mengandalkan rasa saling percaya dan dukungan dari rekan-rekan mereka untuk mencapai tujuan keuangan mereka, sehingga menjadikan susu sebagai bagian yang sudah mendarah daging dalam tatanan budaya dan sosial mereka.
Seiring berjalannya waktu, tabungan susu telah berevolusi untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dan tuntutan masyarakat modern. Dalam beberapa tahun terakhir, praktik tradisional ini semakin populer di kalangan komunitas diaspora di Amerika Serikat dan Eropa, serta di kalangan profesional muda yang mencari cara alternatif untuk menabung dan menginvestasikan uang mereka. Pergeseran ke arah pendekatan susu yang lebih beragam dan mengglobal telah mengarah pada pengembangan platform digital inovatif dan aplikasi seluler yang memudahkan individu untuk berpartisipasi dalam kelompok susu dan mengelola keuangan mereka dengan lebih efektif.
Salah satu contoh evolusi modern ini adalah keberhasilan organisasi seperti Esusu Financial, sebuah perusahaan fintech yang menawarkan platform susu digital bagi individu yang ingin menabung dan membangun kredit. Didirikan oleh pengusaha Nigeria-Amerika, Abbey Wemimo dan Samir Goel, Esusu memanfaatkan teknologi untuk menyederhanakan proses susu dan membuatnya lebih mudah diakses oleh khalayak yang lebih luas. Dengan menyediakan platform online yang aman bagi anggota untuk melacak kontribusi dan pembayaran mereka, Esusu telah membantu ribuan pengguna mencapai tujuan keuangan mereka dan meningkatkan nilai kredit mereka.
Munculnya platform susu digital seperti Esusu menunjukkan bagaimana praktik tradisional dapat ditata ulang dan direvitalisasi untuk era modern. Dengan menggabungkan prinsip-prinsip tabungan berbasis komunitas dan kenyamanan teknologi digital, perusahaan-perusahaan ini memberdayakan individu untuk mengendalikan masa depan keuangan mereka dan membangun kekayaan untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Ketika tabungan susu terus berkembang dan berkembang di era digital, jelas bahwa tradisi yang telah berusia berabad-abad ini akan tetap menjadi alat yang ampuh untuk inklusi dan pemberdayaan keuangan masyarakat di seluruh dunia.
